Anda Doyan Bubble Tea ? Baca Ini...!!!

Sebuah penelitian dari University Hospital Aachen Jerman menemukan satu fakta bagi dunia kesehatan bahwa terdapat senyawa kimia pemicu kanke...

Tampilkan postingan dengan label Pakaian. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Pakaian. Tampilkan semua postingan

Tekhnik Merawat Pakaian Agar Selalu Terlihat Baru


1. Tahap mencuci

Mencuci adalah proses awal dalam perawatan pakaian Anda. Berbeda jenis kain, berbeda pula teknik mencucinya. Biasanya di label pakaian sudah disebutkan bagaimana seharusnya pakaian itu dicuci, apakah menggunakan air biasa, air hangat atau tidak boleh menggunakan air sama sekali, yang artinya anda harus membawanya ke jasa cuci dry cleaning.

Pisahkan pakaian putih dan yang berwarna, tingkat kekotorannya, dan jenis bahannya karena beberapa jenis kain tidak boleh dicuci menggunakan mesin cuci. Anda juga harus memperhatikan penggunaan deterjen atau sabun cuci. Oleh karena itu, pilihlah deterjen yang aman untuk kulit. Di akhir pencucian, gunakan pelembut pakaian agar pakaian-pakaian Anda harum dan lembut.

2. Tahap menjemur

Menjemur pakaian sebaiknya menggunakan hanger, supaya bentuknya tetap bagus. Kecuali pakaian dari bahan kaus, menggunakan hanger bisa menyebabkan melar di bagian leher.

Jemur pakaian dalam keadaan terbalik, bagian dalam yang di luar. Hal ini untuk mencegah warna pakaian menjadi cepat pudar terkena sinar matahari.

3. Tahap menyetrika

Pakaian yang hendak disetrika harus benar-benar dalam kondisi kering, supaya tidak bau apek. Cairan pelicin pakaian juga bisa dipergunakan selama tidak merusak bahan pakaian. Atur suhu setrika sehingga tidak menyebabkan pakaian Anda menjadi rusak.

4. Tahap penyimpanan

Simpanlah pakaian yang sudah rapi dan wangi di dalam lemari pakaian tertutup supaya tidak kena debu dan kotoran. Gunakan pewangi pakaian yang bisa digantung di dalam lemari atau gunakan kamper.

Selain itu, pakaian sebaiknya diatur dengan rapi atau digantung dan tidak disimpan dalam lemari yang penuh sesak.

5. Cara pemakaian

Pakaian khusus dan mahal sebaiknya tidak terlalu sering digunakan. Pakaian yang biasa Anda kenakan untuk beraktivitas ke luar rumah, sebaiknya juga tidak dipakai untuk sehari-hari di rumah apalagi dibawa tidur.

Sesuaikan pemakaian dengan kebutuhan dan tempatnya. Anda juga bisa memadu padankan pakaian-pakaian di lemari supaya tidak bosan.

READ MORE - Tekhnik Merawat Pakaian Agar Selalu Terlihat Baru

Jadikan Kebiasaan Mencuci Pakaian Baru Sebelum Dipakai

Mulai sekarang jadikan kebiasaan untuk mencuci pakaian baru sebelum memakainya. Ini sangat penting agar salah satu bagian terpenting Anda tetap terlindungi. Dan, jagalah kebersihan bra. Jangan sampai apa yang dialami oleh Susan McKinley, seorang antroplogis di Amerika, menimpa anda juga.

Susan melakukan ekspedisi selama sepekan dan ia tidak membawa cukup bekal pakaian dalam terutama Bra, akhirnya ia membelinya untuk persediaan selama sepekan. Selama melakukan ekspedisi ia mengganti beberapa kali pakaian dalamnya yang semuanya masih baru. Di hari keempat ia mengalami ruam merah di payudara sebelah kirinya. Ia duga ruam itu akan hilang seiring waktu.

Setelah pulang dari ekspedisinya, ia menemui dokter karena sudah ada rasa sakit di payudaranya. Dokter tidak tahu penyakit apa yang dideritanya. Dokter memberikannya antibiotik dan krim khusus. Setelah waktu berselang, rasa sakitnya tidak hilang. Payudaranya makin panas dan mulai berdarah.

Ia memutuskan untuk membalut pendarahan itu, tapi rasa sakitnya bertambah. Berselang 24 jam ia pun mulai mencari dokter-dokter terbaik. Salah satunya Dr Lynch, seorang dokter ahli dermatologis. Sang dokter juga tidak bisa mendiagnosa infeksi apa yang terjadi, namun ia meyakini penyebabnya adalah bahan kimia.

Saat dokter membuka perban, ia sangat terkejut. Mereka menemukan larva bertumbuh dan bersarang dalam pori-pori dan dalam luka payudaranya. Sesekali mahluk ini masuk dalam pori-pori dan muncul di lubang sebelahnya, Larva ini memakan lemak, lapisan kulit, dan puting susu payudaranya, sangat menjijikkan.

JANGAN GUNAKAN PAKAIAN DALAM ANDA SEBELUM DICUCI!!

Anda para wanita disarankan agar membiasakan mencuci bra yang baru dibeli sebelum digunakan. Bra yang sudah digunakan juga harus sering-sering dicuci dan dijaga kebersihannya. Jangan terlalu yakin terhadap tampak luar yang terlihat bersih tanpa Anda tahu betul bahwa itu benar-benar steril.

Pakaian yang Anda beli mengalami proses yang sangat panjang sebelum sampai di tangan Anda. Mulai dari proses pemintalan benang, proses membuat kain, pewarnaan tekstil, pemotongan kain, penjahitan, proses mengemas dan masih banyak lagi. Semua proses tersebut meninggalkan berbagai zat kimia yang bisa membuat alergi kulit pada sebagian orang, terutama pada kulit yang sangat sensitif.

Beberapa bahan kimia yang digunakan pada proses produksi adalah formaldehid yang berguna untuk menjaga pakaian dari kerutan dan mencegah tumbuhnya jamur selama pengiriman. Pakaian dalam berwarna hitam dan warna yang mencolok perlu diwaspadai lebih, pakaian dengan warna tersebut biasanya menggunakan pewarna yang mengandung p-phenylenediamine (PPD), yang dapat menghasilkan reaksi alergi. Senyawa organik volatil dan produk pemutih juga banyak sekali digunakan oleh industri tekstil.

Bahan kimia lain dalam pakaian yang umum digunakan adalah nonylphenol ehtoxylate (NPE). Penggunaan NPE pada beberapa merek pakaian telah dibatasi di berbagai negara di Asia. Namun, sampai sekarang belum ada batasan penggunaan bahan kimia pada pengolahan pakaian di Cina dan negara-negara Asia Tenggara, termasuk Indonesia.

Cara mudah untuk membuktikan adanya bahan kimia pada pakaian baru cobalah cium pakaian baru Anda, ada bau yang khas, itu adalah bau pabrik pakaian atau lebih tepatnya aroma campuran dari berbagai zat pewarna tekstil, zat pemutih dan lain sebagainya. Atau.. lihat saja bagaimana warna air rendaman saat Anda mencuci pakaian baru yang berwarna. Pada sebagian orang, pewarna pakaian yang berlebih bisa membuat kulit memerah, gatal dan panas.

READ MORE - Jadikan Kebiasaan Mencuci Pakaian Baru Sebelum Dipakai

Tekhnik Menjaga Mesin Cuci Anda Tetap Awet

Agar mesin cuci tetap awet perlu kita perhatikan cara penggunaannya dan setelah penggunaannya. Mesin cuci merupakan salah satu asset berharga dalam rumah tangga maupun bagi pengusaha laundry. Oleh karena itu perlu diperhatikan cara merawat dan menggunakan mesin cuci agar mesin cuci kita menjadi awet dan memiliki nilai manfaat yang lama. Berikut ini beberapa tips agar mesin cuci tetap awet.

1. Periksa saku-saku celana dan saku baju mungkin ada barang-barang seperti uang logam, bolpoin, flashdisk, peniti dan lain-lain yang dapat berbahaya bagi mesin cuci seperti menyumbat saluran pembuangan dan merusak silinder mesin.

2. Jangan menambah beban mesin cuci dengan memasukkan cucian melebihi kapasitas yang dianjurkan. Beban yang berlebihan akan memberatkan generator untuk memutar baling-baling mesin cuci dan akan merusak dynamo mesin cuci.

3. Jika pakaian yang akan diuci terdapat noda yang terlalu banyak sebaiknya dibersihkan dulu sebelum dimasukkan ke dalam mesin cuci agar mesin cuci tidak kotor dan tidak meninggalkan bau sehingga akan sulit membersihkannya.

4. Jangan menambah cucian saat mesin cuci sedang bekerja ( untuk mesin cuci top loading ) Bersihkan secara berkala tabung mesin cuci dengan membiarkan mesin cuci bekerja dengan mengisi tabung dengan air panas dan tanpa ada cucian apapun didalamnya. Setelah itu keringkan tabung dan bodi mesin cuci dengan lap kering.

5. Bersihkan secara berkala filter atau saringan kotoran yang menjadi tempat berkumpulnya kotoran hasil pencucian.

6. Untuk mencegah bau tak sedap dan pertumbuhan bakteri pada mesin cuci tempatkan mesin susi pada tempat yang kering/ tidak lembab dan tidak terkena matahari langsung. Biarkan pintu mesin cuci sedikit terbuka untuk menciptakan sirkulasi udara.

READ MORE - Tekhnik Menjaga Mesin Cuci Anda Tetap Awet